postheadericon Kurikulum

STRUKTUR KURIKULUM SMP N 5 KARANGANYAR

Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Struktur kurikulum terdiri atas tiga komponen, yaitu komponen mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri.

Komponen mata pelajaran dikelompokan sebagai berikut :

  1. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;
  2. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;
  3. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;
  4. Kelompok mata pelajaran estetika; dan
  5. Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.

Komponen muatan lokal dan pengembangan diri merupakan bagian internal dari struktur kurikulum dan dikembangkan sendiri oleh sekolah.

Cakupan Kelompok Mata Pelajaran

No. Kelompok Mata Pelajaran Cakupan
1 Agama dan Akhlak Mulia Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.
2. Kewarganegaraan dan Kepribadian Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi dan nepotisme.
3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri.
4. Estetika Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni . Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan induvidual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.
5. Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti kebebasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.

Selain tujuan  dan cakupan kelompok mata pelajaran sebagai bagian dari kerangka dasar kurikulum, perlu dikemukakan prinsip pengembangan kurikulum.

Struktur kurikulum ini meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jejang pendidikan selama tiga tahun mulai kelas VII sampai dengan kelas IX. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standart kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang dikembangkan berdasarkan standart kompetensi lulusan (SKL).

Struktur kurikulum disusun berdasarkan SKL dan SK dan KD mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Kurikulum ini memuat 10 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri seperti tertera pada Tabel Struktur Kurikulum SMP.
  2. Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada.  Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan.
  3. Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai kebutuhan bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakulikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiataan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar dan pengembangan karir peserta didik.
  4. Substansi mata pelajaran IPA dan IPS merupakan “IPA Terpadu” dan “IPS Terpadu”.
  5. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan.
  6. Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 40 menit.
  7. Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34-38 minggu.

STRUKTUR KURIKULUM SMP disajikan pada tabel berikut :

Struktur Kurikulum SMP

Komponen   Kelas & Alokasi Waktu  
  VII VIII IX
A. Mata Pelajaran      
1. Pendidikan Agama 2 2 2
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2
3. Bahasa Indonesia 5 5 5
4. Bahasa Inggris 4 4 4
5. Matematika 5 5 5
6. Ilmu Pengetahuan Alam 4 4 4
7. Ilmu Pengetahuan Sosial 4 4 4
8. Seni Budaya 2 2 2
9. Pendidikan Jasmani, Olah raga dan Kesehatan 2 2 2
10. Keterampilan/ Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2 2
B. Muatan Lokal      
1. Bahasa Jawa 2 2 2
2. Kesenian Daerah 2 2 2
C. Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*)
JUMLAH 36 36 36

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

MUATAN KURIKULUM

1. Mata Pelajaran

a. Pendidikan Agama

Meliputi :

Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, mengingat kondisi sosial budaya masyarakat dilingkungan sekitar sekolah.

Tujuan :

Memberikan wawasan terhadap keberagaman agama di Indonesia. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa sesuai dengan keyakinan agamanya masing-masing.

b. Kewarganegaraan dan Kepribadian

Tujuan :

Memberikan pemahaman terhadap siswa tentang kesadaran hidup berbangsa dan bernegara dan pentingnya pananaman rasa persatuan dan kesatuan.

c. Bahasa Indonesia

Tujuan :

Membina ketrampilan berbahasa secara lisan dan tertulis serta dapat menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi dan sarana pemahaman terhadap IPTEK.

d. Bahasa Inggris

Tujuan :

Membina ketrampilan berbahasa dan berkomunikasi secara lisan dan tertulis untuk menghadapi perkembangan IPTEK dalam menyongsong era globalisasi.

e. Matematika

Tujuan :

Memberikan pemahaman logika dan kemampuan dasar matematika dalam rangka penguasaan IPTEK.

f. Ilmu Pengetahuan Alam

Meliputi :

Fisika dan Biologi.

Tujuan :

Memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada siswa untuk menguasai dasar-dasar sains dalam rangka penguasaan IPTEK.

g. Ilmu Pengetahuan Sosial

Meliputi :

Sejarah, Ekonomi, dan Geografi.

Tujuan :

Memberikan pengetahuan sosio cultural masyarakat yang majemuk, mengembangkan kesadaran hidup bermasyarakat serta memiiki ketrampilan hidup secara mandiri.

h. Seni Budaya

Meliputi : Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari dan Seni Teater.

Tujuan :

Mengembangkan apresiasi, daya kreasi dan kecintaan pada seni buaya Nasional.

i. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

Tujuan :

Menanamkan kebiasaan hidup sehat, meningkatkan kebugaran dan ketrampilan dalam bidang olahraga, menanamkan rasa sportifitas, tanggung jawab disiplin dan percaya diri pada siswa.

j. Ketrampilan/ Teknologi Informasi dan Komunikasi

Meliputi :

Elektronika, Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Tujuan :

Memberikan ketrampilan dibidang Teknologi Informatika dan ketrampilan Elektronika sesuai dengan bakat dan minat siswa.

2. Muatan Lokal

Sesuai dengan Surak Keputusan Gubernur Jawa Tengah, dan Surat Keputusan Bupati Karanganyar tetang penetapan Mulok sebagai berikut :

  1. Bahasa Daerah (Jawa) sebagai upaya mempertahankan nilai-nilai budaya (Jawa) masyarakat setempat dalam wujud komunikasi dan apresiasi sastra.
  2. Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) sebagai upaya mananamkan rasa cinta lingkungan hidup dalam bentuk kegiatan pembelajaran pola hidup bersih dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Tiap-tiap Mulok beralokasi dua jam pelajaran.

3. Kegiatan Pengembangan Diri

Berdasarkan kondisi obyektif sekolah maka kegiatan pengembangan diri dipilih dan ditetapkan adalah :

1. Kegiatan Pelayanan Konseling

Meliputi :

  1. Masalah kesulitan belajar siswa;
  2. Pengembangan karir siswa;
  3. Pemilihan jenjang pendidikan yang lebih tinggi;
  4. Masalah dalam kehidupan sosial siswa.

2. Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa

Bertujuan untuk :

  1. Melatih siswa dalam berorganisasi;
  2. Mempersiapkan siswa untuk menjadi pemimpin yang handal;
  3. Melatih siswa untuk bersikap demokratis;
  4. Melatih siswa belajar mengambil keputusan dengan cepat.
  1. Kepramukaan
    1. Sebagai wahana siswa untuk melatih berorganisasi;
    2. Melatih siswa untuk trampil dan mandiri;
    3. Melatih siswa untuk mempertahankan hidup;
    4. Memiliki jiwa sosial dan peduli kepada orang lain;
    5. Memilki sikap kerjasama kelompok;
    6. Dapat menyelesaikan permasalahan dengan tepat.
  2. Kegiatan PMR
    1. Praktik PPPK;
    2. Memiliki jiwa sosial dan peduli kepada orang lain;
    3. Memilki sikap kerjasama kelompok;
    4. Melatih siswa untuk cepat dan tepat dalam memberikan pertolongan pertama;
    5. Membentuk piket UKS.
  3. Kegiatan Kelompok Ilmiah Remaja
    1. Melatih siswa berfikir kritis;
    2. Melatih siswa trampil dalam menulis karya ilmiah;
    3. Mampu berkompetensi dalam berbagai lomba IPTEK.
  4. Kegiatan Olahraga Seni dan Budaya
    1. Pengembangan Olahraga Prestasi;
    2. Pengembangan Seni Rupa, Musik, Tari dan Teater;
    3. Pengembangan Seni baca Al-Qur’an dan Kaligrafi;
    4. Pengembangan Seni Bela Diri.

Mekanisme Pelaksanaan :

  1. Kegiatan pengembangan diri diberikan diluar jam pembelajaran (ekstakurikuler) dibina oleh guru-guru yang memiki kualifikasi yang baik berdasarkan surat keputusan Kepala Sekolah.
  2. Jadwal Kegiatan

Jadwal Kegiatan

No. Nama Kegiatan Hari Waktu
1. Kegiatan Pelayanan Konseling SENIN - SABTU 07.00 - 12.00
2. Kegiatan LDSK SABTU 14.00 - 15.30
3. Kegiatan Kepramukaan SABTU 14.00 - 15.30
4. Kegiatan Palang Merah Remaja RABU 14.00 - 15.30
5. Kegiatan Kelompok Ilmiah Remaja RABU 14.00 - 15.30
6. Kegiatan Seni Budaya/ Olahraga RABU 14.00 - 15.30

3. Ketuntasan Belajar

Ketuntasan belajar didasarkan pada beberapa pertimbangan, diantaranya input peserta didik, kemampuan daya dukung dan kompleksitas tiap-tiap mata pelajaran. Berdasarkan pertimbangan tersebut ditentukan ketuntasan belajar sesuai KKM yang dibuat oleh Guru Mata Pelajaran.

Peserta didik yang belum dapat mencapai ketuntanasan belajar sesuai KKM harus mengikuti program perbaikan (remedial) sampai mencapai ketuntasan belajar yang dipersyaratkan. Yang telah mencapai ketuntasan belajar 80% sampai 90% dapat mengikuti program pengayaan (Enrichment), sedangkan yang mencapai ketuntasan belajar lebih dari 90% dapat mengikuti program percepatan (accelerated).

SMP Negeri 5 Karanganyar Menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebagai berikut :

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

Komponen Aspek Penilaian   KKM  
    VII VIII IX
A. Mata Pelajaran        
1. Pendidikan Agama Penerapan konsep 64 65 66
  Penerapan 60 65 66
2. Pendidikan Kewarganegaraan Penerapan konsep 66 66 67
  Penerapan 66 67 69
3. Bahasa Indonesia Mendengarkan 53 67 70
  Berbicara 56 64 68
  Membaca 69 67 67
  Menulis 70 62 66
4. Bahasa Inggris Mendengarkan 60 53 61
  Berbicara 60 64 59
  Membaca 62 67 61
  Menulis 61 64 61
5. Matematika Pemahaman konsep 63 65 64
  Penerapan dan komunikasi 64 62 61
  Pemecahan masalah 58 57 56
6. Ilmu Pengetahuan Alam Pemahaman konsep 66 61 62
  Kinerja Ilmiah 64 58 68
7. Ilmu Pengetahuan Sosial Pemahaman konsep 65 60 69
  Penerapan 68 62 72
8. Seni Budaya Kreasi 66 70 70
  Apresiasi 68 65 65
9. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Permainan Olahraga 70 66 67
  Pengembangan 65 66 67
  Uji diri/ senam 65 66 67
  Ritmik 65 66 67
  aquatic 65 66 69
10. Teknologi Informasi dan Komuikasi Etika pemanfaatan 67 68 67
  Pengolahan hasil 67 67 70
  Penugasan proyek 67 68 69
B. Muatan Lokal        
1. Bahasa Jawa Penguasaan konsep dari nilai 68 68 67
  Penerapan 67 68 67
2. Kesenian Daerah Teori 70 64 63
  Praktek 62 62 61
C. Pengembangan diri Minimal baik      

4. Kriteria Kenaikan Kelas

Peserta didik dinyatakan naik kelas apabila memenuhi syarat sebagai berikut :

1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada dua semester di kelas yang diikuti;

2. Tidak mendapat nilai dibawah KKM maksimal 3 mata pelajaran pada semester yang ddiikuti;

3. Memilki nilai minimal Baik untuk aspek kepribadian, kelakuan dan kerajinan pada semester yang diikuti;

4. Ketidakhadiran tanpa izin (alpa) maksimal 10% dari jumlah hari efektif.

Standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) ditentukan oleh guru mata pelajaran masing-masing kelompok mata pelajaran.

5. Kriteria Kelulusan

Berdasarkan Kelulusan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat 1, peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan apbila telah memenuhi kriteria sebagai berikut :

  1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
  2. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, estetika, dan jasmani Olahraga dan kesehatan;
  3. Lulus Ujian Sekolah/ Madrasah untuk kelompok mata pelajaran Ilmu pengetahuan dan teknologi; dan   Lulus Ujian Nasional.

1. Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa

Leave a Reply

Waktu
Get Adobe Flash player
Kalender
January 2010
M T W T F S S
    May »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Polling Anda

Menurut anda proses pembelajaran di SMP N 5 KARANGANYAR saat ini

View Results

Loading ... Loading ...